Article

Archives

Categories

The Science of Sentuhan Spiritual Quantum

Sentuhan Kasih sayang yang lembut dan ikhlas,
dapat berdampak besar pd kehidupan…

Science behind Touch Therapy
Terapi sentuhan
Yang nama Terapi Sentuhan, tanpa kita sadari itu ada dimana2. Disekliling kita. Ada begitu banyak keajaiaban yang terjadi disekliling kita dengan sentuhan kita. Ketika seseorang sedang berduka misalnya karena ditinggalkan oleh salah seorang keluarganya, cukuplah satu pelukan yang hangat mententramkan jiwanya. Ketika ibunda kita sedang berbaring sakit, cukuplah satu pelukan yang hangat dari seorang anaknya menghangatkan ibunda kita, mententramkan ibunda kita. Ketika seeokor kucing mengeluh kesakitan dibagian perutnya, cukuplah satu belaian lembut yang hangat yg menghangatkan perutnya dan membaik kondisinya. Ketika seorang anak kita sakit, atau sedang kecewa krn suatu hal, cukuplah pelukan hangat ibunya atau bapaknya mententramkan jiwanya, menghangatkan badannya.

Seperti itu, sesederhana itulah , dan sepower itulah kekuatan pelukan. Bisa menghangatkan hati yang luka, bisa mententramkan jiwa yang kehilangan bahkan bisa menyembuhkan fisik yang terluka.

Mari kita pelajari ada apa dibalik the power of human touch ini, kekuatan dari sentuhan manusia ini.

Terapi sentuhan, dalam sebuah experiment yang diberitakan dalam international journal of parapsychology, Bernard Grad, seorang ahli biokimia dari Kanada, melakukan eksperimen dengan meletakan tangan diatas seekor tikus. Tiga ratus tikus dilukai lalu dibagi dalam tiga bagian, kelompok pertama dibiarkan sembuh tanpa pengobatan apapun, kelompok kedua diberi pertolongan medis, dan kelompok terakhir ditangani oleh healer terkenal Oskar Estebany. Tikus2 yang disentuh oleh Oskar Estebany lebih cepat sembuh dengan keecepatan yang menakjubkan.

Wow menarik sekali bukan, hanya dengan sentuhan, bisa mengeringkan lebih cepat luka2 dalam fisik Tikuts yg dilukai, bahkan penyembuhannya melebihi kecepatan penyembuhan dengan menggunakan obat kimia. Luar biasa

Dalam eksperimen yang lebih mengejutkan lagi, Dolores Kreiger, PhD, RN seorang profesor di New York University, memimpin eksperimen yang mendokumenkan efek2 healing touch. Eksperimen healing touch yang dia lakukan tidak menggunakan manusia tatapi darah dalam sebuah botol kecil. Dia dapat mendokumenkan bahwa haemoglobin yang dimasukan ke dalam tabung uji darah meningkat setelah dilakukan healing touch.

Woow saya jadi teringat dengan bukunya Masamu Emoto yang menjelaskan bahwa air itu bisa merekam pesan kata2 yang diucapkan. Seperti compact disc yang bisa merekam suara, seperti itulah air. Ketika diucapkan i love you, kristal air tsb bentuknya menjadi indah, ketika diucapkan I hate you, kristal air tsb bentuknya menjadi buruk. Ketika kita berdo’a sebelum minum air, kristal air tsb menjadi begitu indah, begitu juga sebaliknya.

Apa hubungannya dengan Haemoglobin yang meningkat setelah dilakukan terapi sentuhan? Ketika seseorang menggunakan cintanya, menggunakan do’a untuk menolong orang lain, ketika orang tsb menyentuh orang yang sakit tsb dengan peraasaan penuh cinta dan penuh pengharapan kepada Allah SWT sang Maha Penyembuh, bukankah niat atau pesan dalam hati itu masuk kedalam hati pasien tsb? Ketika niat cinta dan do’a itu masuk, sudah pasti merubah struktur kimia dari haemoglobin tsb. Bukankah haemoglobin itu bagian dari darah? Bukankah darah itu berupa cairan? Bukankah dari itu seperti compact disc yang bisa mereka pesan? Subhanalloh Maha Besar Allah dengan kasih sayangNya kita bisa belajar bagaimana kita bisa mencintai sesama manusia tanpa memandang apappun latar belakanan dari orang yang kita tolong tsb.Inilah latar belakang timbulnya teknik yg dinamakan Sentuhan Spiritual Quantum. Penggabungan dari Sentuhan yg dilandasi kasih sayang dan Sentuhan yang dilandasi permohonan, pengharapan kepada sang Maha Pengasih dan Maha Penyayang dan Maha Penyembuh untuk memberikan hasil yang terbaik kepada orang yg kita terapi tersebut.

Banyak cerita tentang healer jaman dulu yang dengan mudah menyentuh orang asing dan orang asing tersebut langsung sembuh dari penyakitnya. Masih ingat tidak kisah2 orang yang mempunyai sprititualitas yang tinggi? Dengan mudahnya seorang Kiai sepuh menyentuh seseorang, kemudian dido’akan orang tsb eh tidak lama kemudian orang tsb mengalami suatu proses kesembuhan. Maha Cinta kepada Allah yang telah memberikan kasih syaangnya kpd orang tsb beruspa kesembuhan. Apakah hak wali itu hanya sepenuhnya dimiliki oleh para Kiai, Pendeta atau Wali? Tentu tidak, sekarang kita akan bahas bagaimana kita bisa menjadi perantaraNya Allah SWT utk suatu proses kesembuhan, dan yang hebatnya adlaah semua orang bisa melakukannya. Yang jelas kita memahami sekarang bahwa Sentuhan kasih sayang memiliki suatu ikatan dan efek penyembuhan baik bagi manusia dan hewan.

Di lain penelitian yang dipulbikasih di Jurnal Science, lebih seru lagi. Penelitian tsb berdasarkan atas 2 jenis sentuhan. Sentuhan lembut dan sentuhan kasar. Ternyata diambil kesimpulan dalam penelitan tsb sentuhan halus menghasilkan efek lebih bahagian dan kedamaian hati dan lebih santun bagi si penerima sentuhan, dibandingkan dgn sentuhan kasiar yg cenderung membuat orang penerima menjadi egois dan agresif dan memicu pertengkaran dengan orang lain.

Menariknya penelitian tsb jg mencoba hal2 spt ini kursi dengan alas keras dan lembut. Orang2 yg duduk dikursi dgn alas keras kecenderungannya kurang mau berkompromi, tidak flexible dalam bernegosiasi dibandingkan orang yg duduk di kursi lembut dan nyaman.

”Pikiran sangat terkait dengan tubuh kita Sejak bayi, menusia telah mampu meraskaan bahwa kehangatan fisik adalah sesuatu yang menenangkan’” kata proferso John bargh, psikolog sosial dari universitas yale maerika, spt diutip dari laman telegraph.

Jadi sentuha keras maupun halus, menurut para ahli, tercermind alam ekspresi sehari hari termasuk bahasa yang digunakan .

Apa yang kita lakukan kepada keluarga kita selama ini? Lebih banyak sentuhan kasar atau lembut? Ayooo lebih banyak membelai atau memukul? Masih ada kesempatannn ayo kita berikan sentuhan lembut kepada mereka yaaaa

Apakah ada rahasia dalam penyembuhan tangan tsb? Harus melalui ritual2 tertentu dulu baru bisa? Apakah seperti itu? Tentu tidak seperti itu, bahkan semudah kita mengembalikan telapak tangan kita. Lebih susah belajar megang sumpit daripada kita belajar sentuhan tangan kata salah satu guru saya, Richard Gordon founder dari Quantum Touch.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>